Indonesia Pikat 130.000 Turis Belanda

Den Haag - Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, JE Habibie, menargetkan, 150.000 wisatawan mancanegara asal Belanda diharapkan melakukan perjalanan wisata ke Indonesia.

Habibie, seusai melakukan kegiatan kunjungan promosi, pariwisata, dan investasi di Pasar Malam Tong-Tong, Den Haag, Kamis (21/5), mengatakan, pada kegiatan Pasar Malam 2008 di Den Haag ada sebanyak 130.000 wisatawan asal Belanda yang berhasil dipikat untuk melakukan kunjungan ke Indonesia.

"Banyak orang-orang Belanda yang ingin mengunjungi Indonesia karena, secara historis, Indonesia dan Belanda sebenarnya memiliki hubungan emosional dan sebagian di antara mereka memiliki sanak famili di Tanah Air," ujarnya.

Namun, setidaknya mereka yang belum sempat melakukan kunjungan ke Indonesia masih bisa merasakan nuansa ke-Indonesia-an di kegiatan pasar Malam Tong-Tong yang mulai berlangsung 21 Mei hingga 10 hari ke depan tersebut.

Di kegiatan itu, berbagai kebudayaan Indonesia, mulai dari makanan khas nusantara, hingga aksesori-aksesori unik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dapat dijumpai.

Sekitar 30 UKM (usaha kecil dan menengah) asal Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Acara pasar Malam Tong-Tong ini melibatkan sebanyak ratusan pengusaha kecil dan menengah dari Belanda.

Sementara itu, Dirjen Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar saat melakukan dialog budaya di KBRI dengan sejumlah pengusaha asal Belanda menegaskan bahwa Indonesia memiliki sejumlah objek wisata yang menarik dikunjungi dan berbagai jenis wisata seperti wisata bahari dan eco tourism.

Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara Indonesia diakui mengalami peningkatan pasca-tragedi Bom Bali. Menurut Sapta, jumlah kunjungan wisman terhitung Januari hingga Maret 2009 mengalami peningkatan sekitar 0,04 persen dibanding tahun 2008.

Untuk kawasan Belanda saja, jumlah wisatawan ke Indonesia pada 2008 mencapai 130.933 orang, sementara pada 2007 hanya berkisar 107.548 orang. (kc/ant/ono)

Sumber: http://www.tribunpekanbaru.com