Tampilkan postingan dengan label Travel Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel Tips. Tampilkan semua postingan

10 Makanan Untuk Meningkatkan Sex

Banyak mitos seputar makanan yang dapat meningkatkan gairah seks, di antaranya cokelat. Hasil studi memang menunjukkan bahwa beberapa vitamin dan mineral tertentu yang terdapat dalam makanan dapat mendorong level hormon, meningkatkan sensitivitas saraf, dan membuat hubungan seks semakin dapat dinikmati. Bila suatu ketika Anda merasa begitu bergairah dengan suami, salahkan saja makanan yang Anda konsumsi sebelumnya. Judy Dutton dari majalah Redbook menjelaskan manfaat dari berbagai makanan berikut ini untuk meningkatkan gairah seks Anda:

Strawberry. Buah dengan penampilan yang segar dan menggiurkan ini mengandung antioksidan dan memperbaiki sirkulasi darah. Jika sirkulasi darah Anda lancar, tentunya tubuh Anda terasa lebih segar dan siap untuk menghadapi “serangan” yang panas dari pasangan. Olah strawberry sebagai smoothies, campurkan ke dalam cornflakes, atau celupkan ke dalam cokelat cair.

Telur. Entah direbus, diceplok, didadar, telur mengandung vitamin B6 yang membantu tubuh menyeimbangkan level hormon dan mengatasi stres. Apakah suasana di kantor telah menurunkan mood Anda dalam bermesraan dengan suami? Buatlah roti isi telur, atau makanan lain yang mengandung vitamin B6, seperti bayam, wortel, kacang polong, biji bunga matahari, bibit gandum, atau ikan, untuk memperbaiki mood Anda.

Steak. Daging sapi dan daging unggas berwarna gelap dapat membantu kendali produksi prolaktin dalam tubuh, yaitu hormon yang pada kadar yang tinggi dapat mengurangi dorongan seks Anda. Namun Anda yang lebih menyukai sayuran pun bisa mendapatkan semangat atau dorongan yang sama dari nasi merah, roti gandum, sayuran berwarna hijau, dan keju yang lunak (seperti Cheshire atau Lancashire).

Bawang. Nafas bau bawang memang enggak seksi, tetapi itu kalau hanya terjadi bila Anda berciuman tanpa menggosok gigi lebih dulu. Kenyataannya, bawang merah atau bawang putih memperlebar pembuluh darah dan memperbaiki sirkulasi darah di tubuh bagian bawah. Tumis brokoli bawang putih, atau kebab daging dan bawang boleh Anda nikmati beberapa jam sebelumnya.

Cokelat. Nah, ini dia biangnya. Ada alasan mengapa makanan ini menjadi pilihan mayoritas wanita. Cokelat berisi senyawa yang disebut methylxanthine, yang memicu pelepasan hormon dopamine dalam tubuh. Lepasnya hormon dopamine dapat memberikan rasa kesenangan pada diri Anda, dan membuat Anda meleleh ke dalam pelukan Si Dia.

Jeruk. Buah ini kaya dengan vitamin C, yang meningkatkan stamina tubuh dan memerangi flu. Manfaat lain jeruk yang tidak Anda ketahui adalah meningkatkan kadar oxytocin, hormon yang mendorong Anda untuk bersentuhan dengan orang lain, entah dengan memeluk atau meringkuk ke dalam pelukan Si Dia. Bosan dengan jus jeruk, masukkan saja potongan buah jeruk ke dalam salad atau jadikan saus crepes.

Oatmeal. Makanan yang biasa Anda jadikan sarapan ini tidak hanya baik untuk menurunkan kolesterol, tetapi juga meningkatkan kadar testosteron di dalam darah. Seperti yang Anda ketahui, hormon testosteron penting bagi kesehatan pria maupun wanita. Fungsinya antara lain adalah meningkatkan libido dan energi!

Jahe. Entah Anda olah sebagai wedang jahe, atau Anda kunyah di sela-sela menikmati sushi, rempah ini mempercepat metabolisme Anda sehingga tubuh Anda mendapatkan energi seksual yang baru.

Kacang walnut. Snack ini mengandung asam lemak, yang merupakan komponen utama dalam hormon seksual. Kudap kacang ini begitu saja, atau tambahkan ke dalam adonan brownies Anda.

Madu. Selain dipercaya dapat menjaga stamina tubuh, madu juga mengandung boron, mineral yang dapat meningkatkan kadar testosteron yang mendorong libido. Konsumsi madu sebagai pengganti gula dalam teh, atau jadikan bahan untuk mengolah ayam panggang.

Sumber : http://badruddin69.wordpress.com

Camping Tips

Follow these safety camping tips and make the best out of your camping:

  • Make camp before dark. Traveling after darkness has resulted in many accidents from falls, so travel during daylight whenever possible.
  • Check for potential hazards. Be sure to check thoroughly for glass, sharp objects, branches, large ant beds, poison ivy, bees and hazardous terrain.
  • Avoid areas of natural hazards. Check the contour of the land and for potential trouble due to rain.
  • Inspect the site. Look for a level site with enough room to spread your gear.
  • Build fires in a safe area. Your open fires and fuel burning appliances must be far enough away from the tent to prevent ignition from sparking flames and heat.
  • Make sure your fires are always attended. Be sure you have an area for a fire that cannot spread laterally or vertically – a grill or stone surface is ideal.
  • Beware when encountering wildlife. Use a flashlight at night – many animals feed at night and the use of a flashlight may warn them away. To ward off bears, keep your campsite clean and do not leave food, garbage, coolers, cooking equipment or utensils out in the open.
  • Watch out for bugs. Avoid attracting stinging insects by wearing light colored clothing and avoiding perfume and cologne.
  • Beware of poisonous plants. Familiarize yourself with any dangerous plants that are common to the area where you are camping.
  • Think before you drink. No matter how clean or pure stream water looks, it’s likely to contain water-borne parasites and microorganisms that can cause discomfort or serious illness.

    These camping tips, along with related safety information, can be found on the USDA Forest Service Web site www.fs.fed.us

  • Source: http://www.alltraveltips.com

    A Guide To Cross-Country Bussing

    by M.S. Beltran

    There's something "zen" about long bus trips; being an anonymous face in the sea of travelers, being away from all the stresses and distractions of your every day life, losing yourself in a good book or allowing yourself to kick back and "zone out" as mile after mile rolls by you-- sometimes for days-- demanding patience and affording leisure time that you will rarely find elsewhere. Bus travel is inexpensive, flexible, and widely available throughout the continental US, parts of Canada and Mexico. With a bit of knowledge aforehand, your itch to wander can be satisfied on a motor coach.

    Before purchasing a ticket, look into all possible options for the best deal. Students, seniors, persons in the military and children can usually ride at discounts. Companion fares offer a discount on one fare with the purchase of a full fare ticket. Advanced purchase tickets are usually cheaper than last minute. For the more free-spirited adventurer, Greyhound Discovery Passes can be purchase for virtually unlimited traveling freedom within your chosen region for anywhere from four to sixty days.

    Be sure to inquire about limited time specials that might be running; even if you are making a round trip, sometimes taking advantage of sale prices on two one-way tickets can save you money. Keep in mind, however, that tickets purchased for limited sales usually have traveling limitations, such as blackout dates during which the ticket will not be honored.

    Rules regarding baggage are very strict, so it is to your benefit to make certain that the amount, size and weight of your luggage are within required limits to avoid hold ups at the terminal or additional fees (contact the bus company before departure to ensure your luggage is within restrictions and get details on insurance and reimbursement policies). Carry on bags must fit in the overhead rack or under your seat. Special rules apply to such items as skis and bicycles; contact the bus company for specifications before your trip. Remember that, when transferring buses, your bags are not handled for you by employees. You are responsible for claiming your baggage when you leave one bus, keeping it with you and checking it when you board another bus.

    Greyhound suggests arriving at the terminal at least an hour before departure; get there even earlier, especially when traveling during busy seasons. Seats are not assigned, and boarding is usually on a first-come-first-serve basis. The earlier you arrive, the more choice the seating options will likely be.

    When choosing a seat, remember for your own comfort: the back row does not recline, and, if you plan to read while traveling at night, the very front seats do not have working overhead lights. If you like to get up and down a lot, you might want to choose an isle seat to avoid bothering any passenger that might sit next to you. If you don't like to get up and down a lot, you might prefer a window seat to avoid being bothered. In my experience, if you want to try to get two seats all to yourself so you can really stretch out, sitting on the isle seat seems to discourage others from squeezing into the window seat next to you (unless the bus fills up and they have no other options). Also remember that in coaches equipped with lavatories, the bathrooms can sometimes get-- well, rank!-- and getting stuck sitting near them can be unpleasant, to say the least.

    I have always found it beneficial to befriend the bus drivers. While you're not supposed to talk to them when they are operating the coach, take a moment to chat with them before departure or during brief stops-- that way, if unexpected layovers occur, or if there is any confusion, you will find it easier to get their help or, at the very least, get information from them.

    During maintenance stops, when the bus is cleaned and serviced, everyone is required to exit. You can leave your carry on bags, jackets, etc., on the coach; keep in mind though that the bus company is not responsible for anything you might find missing. At the very least, make sure everything is off the floor, as the clean up crew will mop without much concern about your personal belongings.

    Any time the bus stops, know that it will depart without you if you are not back before the scheduled time. Make no mistake-- the driver will not wait for you, nor will any belongings you leave in your seat or on the overhead racks be removed. If the bus makes a stop to pick up new passengers, those already on that coach will get to reboard ahead of new people (make sure you get a reboarding ticket from your driver before exiting the coach during the stop). If you miss the reboarding call, someone just may end up in your seat, leaving you stuck at the terminal to wait for the next bus.

    With unrestricted fares, you can make stopovers at any point on your route, should you decide you want to spend the day sight seeing in an interesting town, or get a room for a good night's sleep before continuing your journey. Be sure to have the driver or ticket agent make the proper notation on your ticket when doing so. Remember when re-boarding that seats are still on a first-come-first-serve basis.

    Source: http://www.alltraveltips.com

    5 Top Places to Visit In Hong Kong

    Hong Kong is one of the most vibrant, exciting and ambitious cities in the world, a fusion of East and West, old and new, high tech and traditional - a city of dazzling contrasts. Though greatly influenced by years of British rule and enjoying many Western comforts and conveniences Hong Kong is essentially a very Chinese city and retains its Chinese heart with pride.

    Visit Hong Kong and enjoy amazing architecture, lively street markets, traditional medicine shops, dai pai dong street food stalls and colourful festivals. Check online travel sites for great deals on cheap flights and package deals to Hong Kong.

    Here's a selection of 5 top places to visit in Hong Kong.

    1. Yuen Po Street Bird Garden

    Occupying an area of about 3000 square metres, this charming Chinese-style garden is located on Yuen Po Street in Mong Kok. It is the favoured gathering place of Hong Kong's songbird owners and has 70 or so songbird stalls selling row upon row of macaws, songbirds, mynahs, cockatiels and starlings in beautifully lacquered traditional Chinese birdcages.

    2. Tai O Fishing Village

    Located on the North Western edge of Lantau Island, Tai O village is rare example of a Chinese stilt-house community. Home to the Tanka people, a community of fishermen who have built their homes on stilts above the tidal flats for generations, the village is also famous for it’s dried fish and shrimp sauce with many top Hong Kong chefs paying personal visits to buy exclusive Tai O produce.

    3. Lamma Island

    Located less than half an hour by ferry from downtown Hong Kong, Lamma is an oasis of laid back boho bars and boutiques, arty culture, the occasional hippy and plenty of Chinese tradition. The air is clean, the beaches golden and the seafood delicious. There’s also great hiking complete with scenic views.

    Here, cars are banned, the bicycle being the main mode of transport - hardly surprising perhaps that, in recent years, many expats and commuting locals have moved here to escape the intensity of Hong Kong Island or Kowloon.

    Two of the most popular places to visit on the island are the villages of Sok Kwu Wan and Yung Shue Wan. Sok Kwu Wan's famous terraced restaurants raised on stilts above the bay offer a range of delicious chilli crab, garlic prawns, deep-fried squid and steamed fish with ginger and spring onions - all firm favourites.

    Located between the two villages is Sham Wan (beach), the only place in Hong Kong where green turtles regularly lay their eggs.

    4. Temple Street Market

    Hong Kong's most famous open-air market, Temple Street Market opens at 2:00pm but only really comes to life after dark. Here you’ll find fortune-tellers, opera enthusiasts and a mix of vividly lit stalls selling an array of electronic gadgets, watches and leather to clothing, souvenirs and luggage. Temple Street is in Yau Ma Tei, Kowloon.

    5. Western Market

    Western Market is one of the oldest structures in Sheung Wan on Hong Kong Island. Built in 1906 and reopened as a Chinese arts-and-crafts centre in 1991, this elegant four-storey, red brick building has been declared a historic monument by the Hong Kong Government. Open daily 10am to 7pm.

    Source: http://www.alltraveltips.com

    How to Bargain in Hong Kong

    1. First thing you have to know is that if there isn't a price tag on an item, the seller is open to bargaining (even if there's a price tag on it, there's no harm in asking for a lower price!)

    2. NEVER buy the first thing you see, as there will most likely be another shop down the street selling the exact same thing for half the price or less! ALWAYS shop around before purchasing; you'll be shocked as to how much the price can fluctuate for the same item from one store to another.

    2. The price offered will always be three times more than what it's worth, if not more! The reason is that sellers know you're not a local, which also means they know you earn money in another country which has a far greater currency. They know that even if they mark up their price by 300%, you'll still think it's cheap in comparison to buying stuff in your own country cause of the exchange rate.

    3. Knowing that, you won't feel like a "cheap tight arse" and bargain til you're happy with the price and think it's worth that much.

    4. The best way to bargain is to ask yourself what you think an item is worth. Once you know, simply tell the seller you'll pay however much you think it's worth. They'll most likely say "nnnnooooOOOOO!" and come back with a ridiculous amount that's nowhere near your offer. If that happens, simply say "nah too expensive" and walk away. If your offer was reasonable, they will come after you within three seconds of walking away. If not, that probably means that your offer was too close to or even below their profit margin. At least that will give you an idea of how much the item is worth, and using that to your advantage, find the next store that sells that item and increase your offer to the next reasonable price you're willing to pay. (Christopher Lee)

    Source:
    Visit Christopher Lee's travel blog for more travel tips and information.

    10 Tips Mudik Aman dan Nyaman

    Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata. Aktivitas masyarakat di kota pun terlihat berkurang. Jalan-jalan mulai lengang. Para pekerja sudah berancang-ancang mengambil cuti panjang. Tiket-tiket sudah habis dipesan. Semua demi satu tujuan, berkumpul bersama keluarga di hari raya.

    Bagi masyarakat urban, acara mudik ke kampung halaman adalah ritual yang dilakukan setiap tahun. Macet di jalan bukanlah rintangan. Tak jadi soal perjalanan jadi lebih panjang daripada hari-hari biasanya. Nah, bagi mereka yang ingin mudik dengan kendaraan pribadi, berikut tips ringan yang perlu dipersiapkan agar perjalanan menjadi aman dan nyaman.

    1. Daftar barang bawaan
    Beberapa hari sebelum berangkat, buatlah daftar barang-barang yang akan dibawa. Lakukanlah ini sebelum Anda mulai beberes. Daftar barang bawaan akan meminimalisasi kemungkinan lupa. Buatlah daftar dimulai dari barang-barang yang paling penting, penting, kurang penting, dan tidak penting.

    2. Cek kondisi kendaraan
    Kendaraan adalah tulang punggung perjalanan Anda. Oleh karena itu, pastikan kendaraan Anda apakah mobil atau motor siap digunakan untuk perjalanan jauh. Sangat direkomendasikan untuk membawa kendaraan Anda ke bengkel resmi guna diperiksa secara menyeluruh.

    3. Cek perlengkapan kendaraan
    Pastikan seluruh peralatan tambahan pada kendaraan Anda tersedia. Jangan sampai jika terjadi keadaan darurat Anda tidak menemukan dongkrak, obeng, tang, kunci pas, dan lain-lain di dalam kendaraan.

    4. Bawalah sparepart cadangan
    Jangan abaikan soal yang satu ini. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam perjalanan panjang. Pastikan busi, sekring, tali rem, tali kopling, ban, dan sejumlah sparepart cadangan lainnya ada di dalam kendaraan Anda.

    5. Kotak P3K
    Periksa kembali kelengkapan isi kotak P3K Anda. Minyak angin, rheumason, betadine, dan obat sakit kepala adalah beberapa hal yang harus ada di dalam kotak pertolongan pertama itu. Periksa kembali apakah obat-obatan yang ada sudah kedaluwarsa atau tidak. Anda juga bisa menambahkan dengan obat-obatan lain.

    6. Hiburan
    Macet adalah rintangan utama yang tidak mungkin Anda hindari dalam perjalanan mudik. Ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk membawa barang-barang yang sekiranya dapat menghibur Anda dari kebosanan. Koleksi kaset, CD, MP3 atau buku biasanya jadi teman setia dalam perjalanan.

    7. Peta
    Banyak perusahaan jasa atau institusi swasta menyediakan peta jalur mudik. Carilah informasi di mana Anda bisa mendapatkan peta itu. Biasanya, peta-peta yang dibuat khusus untuk mudik memuat sejumlah informasi yang dibutuhkan, seperti pom bensin, bengkel, posko Lebaran, dan kondisi jalan. Anda bisa mendapatkan peta mudik di sini:

    8. Layanan gratis otomotif
    Perusahaan otomotif biasanya membuka posko layanan gratis di sejumlah titik tertentu di jalur mudik. Mereka juga biasanya menyediakan satu nomor darurat yang bisa dihubungi jika Anda mendapat masalah dengan kendaran Anda. Carilah informasi di manakah posko-posko itu berada.

    9. Baterai dan pulsa
    Telepon seluler kini tak bisa dilepaskan dari kehidupan kita. Pastikan baterai dan pulsa telepon seluler Anda dalam kondisi penuh. Jangan sampai terjadi, dalam keadaan darurat telepon Anda tidak bisa digunakan.

    10. Kondisi tubuh
    Tidak hanya kendaraan yang perlu disiapkan, kondisi badan Anda juga perlu mendapat perhatian. Perjalanan panjang membutuhkan kondisi badan yang prima. Pastikan Anda dalam kondisi fit sebelum memulai perjalanan jauh. Jika mengantuk, berhentilah untuk beristirahat. Dianjurkan agar Anda beristirahat setiap empat jam. (MBK)

    Sumber: http://travel.kompas.com

    10 Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Berlibur

    Melakukan riset kecil sebelum bepergian adalah hal penting yang kerap dilupakan orang. Dengan melakukan riset kita dapat mengetahui sejumlah hal yang perlu kita siapkan sebelum datang ke destinasi tertentu. Namun, seringkali banyak orang bingung hal-hal apa saja yang perlu diketahui sebelum pergi. Berikut 10 hal penting yang wajib Anda ketahui sebelum berangkat liburan.

    1. Pelajarilah sebanyak mungkin tentang tempat yang akan dikunjungi. Apa saja atraksi dan tempat-tempat yang menarik di sana. Dengan begitu Anda dapat menentukan prioritas tempat-tempat mana saja yang harus disambangi.

    2. Pastikan bagaimana cuaca di tempat yang akan dikunjungi. Dengan demikian, Anda dapat menyesuaikan rencana perjalanan yang sesuai, misalnya menyangkut baju yang dikenakan, obat-obatan yang harus disiapkan.

    3. Baik juga mencari tahu kondisi sosial politik terkini di tempat itu. Jangan sampai Anda terjebak di bandara karena sabotase para demonstran.

    4. Carilah informasi apakah Anda membutuhkan paspor untuk masuk ke negara tertentu. Pastikan paspor Anda masih berlaku. Beberapa negara tidak mengizinkan orang asing masuk jika masa berlaku paspornya tinggal enam bulan. Perpanjanglah paspor Anda setidaknya enam bulan sebelum masa berlakunya habis.

    5. Selain paspor, pastikan apakah Anda membutuhkan visa atau tidak untuk masuk ke negara tertentu.

    6. Pastikan pula dokumen apa saja yang Anda butuhkan selama perjalanan.

    7. Carilah informasi mengenai steker yang digunakan di negara yang akan Anda kunjungi. Sejumlah negara memiliki jenis steker yang berbeda. Indonesia menggunakan steker berkaki dua, sementara di Amerika berkaki tiga. Jika Anda mengunjungi negara yang menggunakan steker berkaki tiga artinya Anda memerlukan converter.

    8. Jika Anda ingin melakukan perjalanan sendiri atau tidak bergabung dalam rombongan agen wisata tertentu, carilah informasi mengenai biaya transportasi lokal setempat. Dengan begitu Anda dapat merencanakan biaya perjalanan dengan baik. Jangan lupa juga untuk memastikan pungutan pajak dan kebiasaan tips di tempat itu.

    9. Carilah informasi mengenai nilai kurs mata uang dari negara yang akan dikunjungi. Ini penting untuk merencanakan biaya perjalanan yang dibututhkan.

    10. Baik juga untuk mencari tahu apakah ada hari libur nasional sepanjang kunjungan Anda ke tempat itu. Sebab, biasanya sejumlah kantor layanan publik tutup pada hari libur. Jangan sampai terjadi Anda kelimpungan karena kantor layanan publik tutup sementara Anda terdesak untuk menyelesaikan suatu kepentingan di sana. (MBK)

    Sumber: http://travel.kompas.com

    Tips ke Tempat yang Bahasanya Tidak Anda Kuasai

    Apa yang Anda lakukan jika berkunjung ke atau berada di daerah yang bahasanya tidak Anda kuasai. Bagi seorang petualang, kendala bahasa bukanlah soal besar. Dengan sejumlah tips, para petualang dapat mengunjungi tempat-tempat yang bahasanya tidak mereka mengerti dan mendapatkan pengalaman berharga. Sejumlah anggota komunitas Fodors.com membagikan tips mereka berikut ini. Mudah-mudahan berguna juga untuk Anda.

    1. Membawa kertas contekan.

    "Saya biasanya membawa kartu indeks (atau menulis daftar di balik sampul kamus atau buku panduan Anda) kata-kata yang biasanya akan saya lihat di papan penanda, terutama kata-kata yang berlawanan, semisal: masuk-keluar; atas-bawah; keluar-masuk; dorong-tarik; tunggu-pergi." (dari kayd)

    2. Kembali ke sekolah

    "Mendaftarlah ke kursus bahasa di lembaga bahasa di daerah Anda. Saya belajar bahasa Italia selama 9 bulan di daerah saya beberapa tahun lalu dan belajar begitu banyak hal. Kemudian, Anda bisa melanjutkan dengan mendengarkan kaset. Kursus tersebut akan sangat membantu Anda memahami gramatika dan bagaimana membentuk kalimat." (dari Grassshopper)

    3. Selalu tersenyum

    "Ingatlah bahwa senyum selalu dipahami di semua bahasa. Banyak orang (terutama orang muda) dapat berbahasa Inggris, dan akan senang mencoba bicara dengan Anda dalam bahasa Inggris jika Anda mencoba menggunakan kata tolong dan terima kasih dalam bahasa lokal." (dari Iowa_Redhead)

    4. Kuasai frasa-frasa dasar

    "Saya selalu berupaya memahami 50-100 kata dalam bahasa yang digunakan negara yang akan saya kunjungi. Terutama frasa-frasa seperti ‘di mana...’, ‘tolong...’, ‘terima kasih’, ‘maaf, saya tidak pandai berbahasa...’." (dari daveesl)

    5. Makanlah di restoran lokal

    "Untuk menu makanan, hindari restoran yang menggunakan dua bahasa karena tempat itu biasanya jebakan untuk turis yang hanya menawarkan makanan yang tidak enak dengan harga yang mahal. Carilah seorang yang dapat mengartikan menu tersebut untuk Anda, dan Anda akan mendapatkan makanan yang lebih enak dan lebih otentik." (dari nytraveler)

    6. Jangan ragu minta pertolongan

    "Saya juga tahu bagaimana mengatakan 'Apa sebutannya di sini, atau bagaimana Anda mengatakannya dalam bahasa... ' sehingga saya dapat menunjuk sesuatu dan orang lokal akan mengajar saya perbendaharaan kata yang baru. Saya juga berkata ‘tolong tuliskan untuk saya’, meminta seseorang menuliskan kata baru tersebut." (dari suze)

    7. Buatlah belajar bahasa jadi tujuan perjalanan Anda.

    "Berjuang beberapa tahun di sekolah malam seminggu sekali, dan akhirnya menyerah belajar bahasa asing tersebut. Perjalanan intensif dua minggu benar-benar membuka mata saya. Saya memang tidak membuat langkah besar dalam ‘belajar formal’. Namun, setelah beberapa hari, saya tidak lagi gugup ketika bicara dalam bahasa tersebut. Bagi saya, ini sebuah kemajuan yang dahsyat." (dari willit).

    Sumber: http://travel.kompas.com