Baubau - Mendekati perayaan Festival Perairan Pulau Makasar yang rencananya akan di gelar 18 sampai 21 Juli 2009, Masyarakat Puma sibuk membuat perahu untuk megangkut pengunjung yang ingin melihat pesona Pantai Lakurapu di Pualau Makasar.
Salah seorang spesialis pembuat kapal Rusman, mengungkapkan, akan membuat sedikitnya 20 buah kapal. Meskipun hari perayaan festival tinggal sebulan lagi, namun dia mengaku mampu menyelesaikan semua kapal yang diborongnya.
"Ini sudah hampir selesai semua tinggal tiga lagi trus kita tinggal cet saja, tapi ada juga sebagian yang sudah di cat," ungkapnya.
Di tempat yang sama salah seorang pengusaha jasa pengangakut kapal, Pak Hanan, mengatakan, Pendapatan jasa angkutan kapal jurusan Baubau-Puma biasanya mencapai Rp 100 sampai Rp 200 ribu per hari. Namun pada perayaan festival Perairan Puma pendapatannya meroket.
Amatan Koran ini, disepanjang Pantai Lakurapu sedikitnya ada 5 hingga 6 orang warga puma yang sedang menyelesaikan perahu yang mampu memuat 20 orang penumpang sekali jalan. Sementara itu, sepanjang Pantai Lakurapu, sampah berserahkan, ini artinya, pasca perayaan festival Puma tahun 2008, pantai itu tidak terurus secara berkesimabungan.
"Pendapatan saya pada perayaan festival Puma tahun lalu mencapai Rp 7 sampai 8 juta," ungkapnya.
Menurutnya untuk meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke puma, Hanan, menyarankan agar bagian laut tidak jauh dari tepi pantai dapat dibuatkan tempat terjun para penyelam.(m2/ard)
Sumber: http://www.radarbuton.com
Salah seorang spesialis pembuat kapal Rusman, mengungkapkan, akan membuat sedikitnya 20 buah kapal. Meskipun hari perayaan festival tinggal sebulan lagi, namun dia mengaku mampu menyelesaikan semua kapal yang diborongnya.
"Ini sudah hampir selesai semua tinggal tiga lagi trus kita tinggal cet saja, tapi ada juga sebagian yang sudah di cat," ungkapnya.
Di tempat yang sama salah seorang pengusaha jasa pengangakut kapal, Pak Hanan, mengatakan, Pendapatan jasa angkutan kapal jurusan Baubau-Puma biasanya mencapai Rp 100 sampai Rp 200 ribu per hari. Namun pada perayaan festival Perairan Puma pendapatannya meroket.
Amatan Koran ini, disepanjang Pantai Lakurapu sedikitnya ada 5 hingga 6 orang warga puma yang sedang menyelesaikan perahu yang mampu memuat 20 orang penumpang sekali jalan. Sementara itu, sepanjang Pantai Lakurapu, sampah berserahkan, ini artinya, pasca perayaan festival Puma tahun 2008, pantai itu tidak terurus secara berkesimabungan.
"Pendapatan saya pada perayaan festival Puma tahun lalu mencapai Rp 7 sampai 8 juta," ungkapnya.
Menurutnya untuk meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke puma, Hanan, menyarankan agar bagian laut tidak jauh dari tepi pantai dapat dibuatkan tempat terjun para penyelam.(m2/ard)
Sumber: http://www.radarbuton.com





