Kepala Bapeda Kukar Haryanto Bachroel mengatakan dari hasil kunjungannya ke Belanda banyak yang harus dijadikan contoh untuk kemajuan dan perkembangan daerah, salah satunya yang menarik mengenai tata ruang kota. "Penataan kota sangat luar biasa, bahkan tidak hanya itu saya juga melihat kanal yang ada di kota tersebut sangat bagus untuk mengantisipasi luapan banjir," kata Haryanto Bachroel.
Menurutnya, masih banyak yang harus dibenahi di Kukar, dan tidak salahnya kita bisa mencontoh Belanda. Disamping itu Kukar memiliki potensi yang sangat luarbiasa untuk dikembangkan, salah saatunya sektor pariwisata dan pertanian dalam arti luas. Tentunya hal ini kalau di kelola dengan rapi tidak menutup kemungkinan Kukar jadi salah satu objek kebutuhan para wisatawan mancanegara termasuk turis yang ada di Belanda.
"Kita bisa mewujudkan hal ini, dan kita memiliki lahan yang sangat luas serta potensi-potensi yang siap dikembangkan. Di Belanda juga penataan kanal sangat rapi untuk pengendalian banjir dan sebagainya. Nah dalam hal ini Kukar sendiri wajar-wajar saja dan bisa mencontoh hal tersebut," katanya.
Yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan saat ini menurut Bachroel adalah menyiapkan daerah kita sebagai tujuan wisatawan terutama turis eropa secara umum yang merupakan kebutuhan. Dan mau tidak mau harus jadikan Kukar sebagai kota budaya dan pariwisata serta pertanian dalam arti luas untuk ditumbuhkembangkan.
"Ini merupakan peluang kita terutama dalam rangka mendukung kunjungan wisata di Kaltim 2009. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan dapat terlaksana dengan baik, terutama menyambut erau 2009 di Kukar agar sesuai dan tepat dengan jadwal yang telah ditentukan bulan Juli. Jangan sampai berubah yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kunjungan wisata di Kukar," harapnya. (hmp15)
Sumber: http://www.sapos.co.id





