Kesenian Bendrong Lesung


Maksud dan pengertian Seni Bendrong Lesung
Bendrong Lesung adalah seni musik yang menggunakan lesung dan alu. Lesung
dan alu adalah peralatan yang digunakan masyarakat sebelum ada mesin penggiling padi untuk menumbuk padi menjadi beras atau menumbuk beras menjadi tepung. Jika masyarakat mengadakan pesta seperti pernikahan atau khitanan, maka untuk menumbuk padi menjadi beras atau menumbuk beras menjadi tepung menggunakan lesung sebagai tempatnya dan alu sebagai alat penumbuknya. Biasanya penumbukan padi ini dilakukan oleh sekelompok ibu-ibu sebagai pelepas lelah setelah seharian menumbuk padi.

Pertunjukkan Seni Bendrong Lesung
Pertunjukkan seni Bendrong Lesung dapat dikatakan seni rakyat yang sangat sederhana apabila dilihat dari alat musik yang digunakannya, yaitu hanya menggunakan lesung dan alu. Penumbukan padi ini dilakukan oleh ibu-ibu secara beramai-ramai antara 6 orang sampai 10 orang dan setiap orang masing-masing memegang alu. Ketika penumbukkan padi atau beras selesai, maka lesung tersebut tetap ditabuh dengan alu dan menggunakan irama tabuhan yang merdu. Penumbukkan inilah yang disebut dengan nama Seni Musik Bendrong Lesung. Seni Bendrong Lesung dewasa ini dapat dipertunjukkan secara khusus tanpa dikaitkan dengan proses penumbukkan padi atau beras. Lagu-lagu yang biasa digunakan dalam Seni musik ini adalah Mamangguan, Anjing Ganjet dan Bajing Loncat.

Sumber : Masduki Aam dkk. 2005 Kesenian Tradisional Provinsi Banten Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung

Photo : http://img.banten-culture-tourism.com