Museum Fauna Indonesia "KOMODO"


Latar Belakang dan Sejarah

Museum Fauna Komodo Indonesia diresmikan pada tanggal 20 April 1978 oleh Presiden Soeharto, maksud pendirian museum ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar dapat melihat ragam fauna yang dimiliki Indonesia.

Bangunan yang berbentuk biawak komodo ini adalah rumah bagi pameran fauna dalam diorama.

Museum Fauna Indonesia “Komodo” dan Taman Reptilia menampilkan pesona satwa langka dalam bentuk awetan dan reptilia hidup. Arsitektur bangunannya mengambil bentuk komodo, satwa yang hanya hidup di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, berdiri di atas lahan seluas 10.120 m² dengan luas bangunan 1.500 m².

Tema pameran adalah keanekaragaman satwa di Indonesia, dari barat sampai timur, dan dari pantai sampai pegunungan, ditata dalam dua lantai.

Koleksi lantai I berupa berjenis-jenis binatang mamalia dan reptilia lengkap dengan kondisi lingkungan alamnya. Jenis-jenis yang hampir mengalami kepunahan ditampilkan, antara lain harimau, gajah dan beruang. Di dalam vitrin-vitrin disajikan berbagai macam kupu-kupu yang terdapat di seluruh Indonesia; berjenis keong, kerang, kepiting, dan udang; serta binatang beruas, meliputi kaki seribu, laba-laba, dan kala jengking.

Koleksi lantai II berupa berjenis-jenis burung yang diopset dan ditata sesuai dengan habitatnya, meliputi yang hidup di laut, pantai, rawa, persawahan, lapangan, perkebunan, dasar rimba, hutan, dan pegunungan dengan daerah asal Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Taman Reptilia yang menghadirkan koleksi reptilia hidup dibangun di sekitar gedung museum pada tanggal 20 April 2001. Pengunjung dapat mengenali satu persatu satwa unik tersebut mulai dari komodo, biawak, kadal, ular berkaki, ular sanca, king kobra, penyu, kura-kura leher ular, kura-kura buaya, kodok, buaya, iguana dan binatang reptil lainnya. Anak-anak yang memiliki rasa keingintahuan lebih dan selalu ingin memegang dapat bebas memegang dan bercengkerama dengan ular sanca di Taman Sentuh

Lokasi Museum
Taman Mini "Indonesia Indah" Jakarta, 13560

Transportasi
Jarak tempuh dari Bandar Udara : 60 km
Jarak tempuh dari pelabuhan : 25 km
Jarak tempuh dari terminal : 6 km (terminal bis kp. rambutan)
Jarak dari stasiun KA : 15 km (stasiun KA Jatinegara)

Koleksi
Koleksi pada museum ini merupakan beraneka ragam fauna yang dipamerkan berdasarkan persebarannya di Indonesia.

Jadwal Kunjungan
Senin s/d Minggu pukul 09.00 - 16.00 WIB

Sumber :
http://www.museum-indonesia.net
http://www.tamanmini.com

Photo : http://www.geocities.com