Di Taiwan Boleh Melacur

Taipei - Pemerintah Taiwan akhirnya menghentikan hukuman terhadap para pekerja seks komersial (PSK) yang terbukti melakukan aktivitas prostitusi. Dengan kata lain, praktik pelacuran kini menjadi legal di negara tersebut.

Saat ini pemerintah negara tersebut tengah memulai proses melegalkan praktik prostitusi. Enam bulan lagi, pemerintah akan menghentikan hukuman terhadap para PSK. Dengan demikian Taiwan menjadi tempat terakhir di dunia yang melegalkan profesi tertua di dunia itu.

Kabinet Taiwan akan mengeluarkan sejumlah aturan dalam enam bulan. Dalam aturan itu, ada sejumlah wilayah yang diizinkan sebagai tempat prostitusi. Keputusan itu mereka lakukan setelah para PSK sukses berkampanye untuk diberikan perlindungan yang sama seperti klien mereka.

"Para klien kerap dibebaskan tapi para pelacur dihukum, itu tidak adil. Seperti memancing, aktivitasnya legal namun tak bisa dilakukan di sembarang tempat," ujar Jubir Pemerintahan Su Jun-pin yang dikutip Reuters, Rabu (24/6).

Prostitusi dilarang di Taiwan sejak 12 tahun lalu. Meski demikian, sejumlah wilayah di ibukota Taipei seperti bar, klub malam, atau lantai-lantai teratas gedung bertingkat masih dipenuhi PSK uang beroperasi diam-diam.

Sebelum 1997, kegiatan prostitusi diizinkan di Taiwan di bawah regulasi pemerintah. Setelah itu, Dewan Kota Taipei memutuskan prostitusi sebagai aktivitas ilegal. Namun setelah tahun itu, prostitusi dinyatakan ilegal.

Sebuah lembaga advokasi bagi PSK, Collective of Sex Workers and Supporters (COSWAS), yang menyambut baik aturan baru itu mendata 600 ribu orang terkait dengan aktivitas prostitusi di Taiwan. Sayangnya sejumlah kelompok keagamaan menentang kebijakan baru itu.

Taiwan merupakan tempat terakhir yang melegalkan prostitusi. Sebelumnya Selandia Baru memberikan izin rumah-rumah bordil untuk beroperasi secara bebas pada 2003. Termasuk Taiwan, sudah 65 negara yang melegalkan prostitusi.

Sumber : http://www.forumbebas.com